Minggu, 09 Oktober 2016

Parameter 22 Item Test 1






        Latar Belakang

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar (PPLP) dan Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) merupakan lembaga pendidikan untuk menjaring dan membina pelajar berbakat olahraga agar mencapai prestasi olahraga yang tinggi di tingkat nasional dan bahkan internasional.

Prestasi yang tinggi hanya dapat dicapai oleh atlet yang mempunyai bakat besar dan memperoleh pembinaan yang baik secara berjenjang dan berkesinambungan.

Pembinaan prestasi secara berjenjang mempunyai implikasi terhadap pentingnya evaluasi yang harus dilaksanakan secara berkala sejak tahap penjaringan atlet sampai dengan tahap akhir pelaksanaan program pelatihan dan prestasi yang dicapai.

Setiap PPLP dan SKO sudah berkembang dan menunjukkan kinerjanya masing-masing yang beragam dalam menghasilkan atlet yang berprestasi tinggi, termasuk dalam hal penetapan parameter dan instrumen yang digunakan.

Guna mengurangi keberagaman dan menjamin kualitas penetapan parameter dan instrumen yang digunakan untuk mengevaluasi para atlet, diperlukan adanya panduan sebagai acuannya. Untuk itu, Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia menerbitkan buku Panduan Penetapan Parameter Tes yang dapat digunakan oleh PPLP dan SKO sebagai acuan dalam mengevaluasi para atlet. Dalam Panduan Penetapan Parameter Tes ini dideskripsikan parameter tes yang bersifat umum.

Petunjuk Pelaksanaan Tes
           
            1.  Kriteria Bagi Atlet yang akan di Tes
  1. Harus sehat fisik dan mental berdasarkan pemeriksaan dokter
  2. Satu hari sebelum pelaksanaan tes, atlet yang bersangkutan cukup istirahat dan cukup tidur
  3. Makan terakhir 2 jam sebelum tes mulai dilaksanakan
  4. Atlet diharuskan berpakaian dan bersepatu olahraga pada saat menjalani tes
  5. Sebelum memulai aktivitas tes, atlet melakukan pemanasan selama kurang-lebih 15 menit
  6. Atlet diharuskan untuk menjalankan tes dengan sungguh-sungguh

            2.  Kriteria Bagi Pelaksana Tes
  1. Mengetahui jenis-jenis alat ukur yang akan digunakan
  2. Memahami prosedur pelaksanaan pengukuran
  3. Dapat mengoperasikan dengan benar berbagai peralatan yang akan digunakan dalam pengukuran

            3.  Kriteria Sarana dan Prasarana Pelaksanaan Tes
  1. Alat tes yang digunakan telah ditera atau memenuhi standar 
  2. Tempat pelaksanaan tes harus aman dan nyaman bagi atlet 
  3. Tersedia peralatan medis untuk kepentingan PPPK
  4. Tersedia formulir-formulir yang dibutuhkan untuk merekam hasil tes 
  5. Bila tes terjadwal secara rutin berkala, pelaksanaan hendaknya dilakukan di tempat dan waktu yang sama
           

        Jenis Pengukuran


            Jenis pengukuran yang disusun dalam Panduan Penetapan Parameter Tes terdiri atas alat ukur yang digunakan untuk mengukur:
1.    Tinggi dan berat badan;
2.    Ketebalan lemak;
3.    Volume paru-paru;
4.    Kapasitas paru maksimal;
5.    Fleksibilitas togok;
6.    Keseimbangan statis;
7.    Daya tahan otot perut;
8.    Daya tahan tubuh bagian atas;
9.    Daya ledak otot tungkai;
10. Kekuatan peras otot tangan;
11. Kekuatan ekstensor otot punggung;
12. Kekuatan ekstensor otot tungkai;
13. Kekuatan menarik otot bahu;
14. Kekuatan mendorong otot bahu;
15. Kekuatan otot perut;
16. Kekuatan otot lengan;
17. Kecepatan lari;
18. Kelincahan;
19. Daya tahan anaerobik;
20. Kapasitas aerobik;
21. Kapasitas aerobik maksimal;
22. Kesegaran jasmani.

            Keterangan:
            Dalam melaksanakan tes, perlu memperhatikan urutan pelaksanaan pengukuran.  Jenis-jenis pengukuran yang dalam pelaksanaannya mengharuskan atlet mengeluarkan banyak tenaga, hendaknya dilaksanakan di urutan terakhir, seperti pengukuran kapasitas aerobik, kapasitas aerobik maksimal atau kesegaran jasmani.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar